Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Perihal : Rindu

Kukirim rangkaian bunga melalui do'a, teruntuk engkau yang sedang berada dalam surga. Masih kusimpan afsunmu dalam kotak kecil memori, yang sengaja dikunci rapat-rapat dalam lubuk sanubari. Besar alasanku tidak menghapuskan kenangan. Ada beberapa memoar penting yang selalu kujadikan sandaran. Terutama kala kita dipertemukan. Kala itu, aku melihatmu dengan berjuta perasaan, yang dihiasai keindahan dan keistimewaan. Hingga dalam atma dan tersirat dengan dewana. Tak lupa ada nazar yang terucap, kala engkau berbicara menghadap angkasa. Diwaktu yang sama, aku menyimpan harapan pada setiap repihan awan. Yang kala itu, birunya angkasa tertutup oleh awan yang bersenandung dalam kedamaian. Semakin kuhayati tatapanmu, semakin dalam pula afsunku padamu. Kini tentangmu hanya menjadi cerita disaat malam tlah tiba. Percakapan dimasa itu kini hanya menjadi angan dalam khayal penghantar tidurku. Selalu kucantumkan peranmu, tak pernah lepas dari setiap mimpiku. Dan harus selalu engkau tau, dis...