Aku Mencintai Malam?
Aku mencintai malam. Dimana setiap detiknya selalu tersimpul khayal. Membayangkan menjadi seorang pengembara, salah satu awatara Narayana. Mengemudikan sebuah kereta kencana dengan 4 ekor kuda. Menelusuri setiap era kosmos, bermaksud menaklukan rezim Alengka hingga Hastinapura. Berbekal Chakra Hudaksana dan kembang Widjaya Kusumah. Menebar sabda romansa dan Bhagavad-Gita. Memberikan suaka bak Pandawa. Hingga ajal tiba, ketika wanita tua berserapah seusai Bharatayuda. Aku mencintai malam. Dimana setiap detiknya selalu tersimpul khayal. Membayangkan hidup tanpa merasakan kesakitan. Berjalan tenang dalam lingkup biosfer yang waras. Bersahaja tanpa berhipotesa. Tanpa mengemukakan paradoks yang tersignifikan. Berdomisili atas tindak keadilan dan rezim kewarasan. Menanamkan benih retorika pada setiap hati manusia. Menghilangkan sikap apatis dan mengkonsolidasi upaya manusia agar berpikir jernih dan waras seutuhnya. Aku mencintai malam. Yang hening, tak berdenti...