P-R-O-L-O-G-U-E

Kering kemarau patahkan ruang
Semua retak, semua tersentak
Siulan kesedihan gugur dan terbuang
Tilami jejak tanpa berpijak

Tertimpahlah sudah bercak bersemak
Terbungkam sudah penuh jurang
Hilangkan ketegaran dengan sesak
Peluhkan rasa yang bertaburkan riang

Semua seakan hilang
Terhunus pedang
Dilahap perang
Taring si berang - berang

Bintangku suram
Berkabut pekat
Pelita pun padam
Terlilit karat

Hanya raung yang berdegung
Perih sakit dalam hati yang lara
Sontak ku ingin teriak
Dalam ruang yang sesak

Haruskah marah yang tercurah
Haruskah muak yang ku lontar
Haruskah bedebah
Di padang lebah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Mencintai Malam?

PROFANE

Lima April Doea Riboe Sembilan Belas